Selasa, 22 April 2014

Tugas Bahasa Inggris 2

I.                   In the following sentences supply the articles (a, an or the) if they are necessary. If no article is necessary, write Ø.
1.      Jason’s father bought him  a  bicycle that he had wanted for his birthday.
2.      The  Statue of Liberty was a gift of friendship from Ø France to Ø  United States.
3.      Rita is studying  an English and a math this semester.
4.      The judged asked a witness to tell the truth.
5.      Please give me a cup of Ø coffee with Ø cream and a sugar.
6.      The  big books on the  table are for my history class.
7.      When you go to the store, please buy a bottle of  Ø chocolate milk and a dozen oranges.
8.      There are only the  seats left for a tonight’s musical at the University.
9.      John and Mercy went to Ø school yesterday and then studied in the  library before returning home.
10.  What did you eat for the breakfast this morning?
11.  Rita plays a violin and her sister plays a guitar.
12.  While we were in Ø Alaska, we saw the Eskimo village.
13.  A chair that you are sitting is broken.
14.  On our trip to Ø Spain, we crossed the  Atlantic Ocean.
15.  Phil cannot go to the movies tonight because he has to write an essay.

II.                Fill in the blanks with the appropriate form of other.
1.      This pen isn’t working. Please give me another one
2.      If you’re still thirsty, I’ll make  other  pot of coffee.
3.      This dictionary has a page missing. Please give me the others
4.      He doesn’t need those books. He needs the other
5.      There are thirty people in the room. Twenty are from Latin America and the others  sare from other  countries.
6.      Six people are in the store. Two were buying meat. The other was looking at magazines. The others one  was eating a candy bar. The other one were walking around looking for more food.
7.      This glass of milk is sour. Others glass of milk is sour too.
8.      The army was practicing its drills. One group was doing artillery practice. Other  was marching; another  was at attention; and  the other was practicing combat tactics.
9.      There are seven students from Japan. The other are from Iran, and  another are from the other places.
10.  We looked at cars today. The first two we far too expensive, but the other ones were reasonably priced.

Sabtu, 15 Maret 2014

Tugas

My name is fatmawati, you can call me fatma, I'm student in Gunadarma University , majoring in accounting economics faculty, If you want to know me add on, twitter: @phapat02,  I live in a village, the village in Pabuaran,  my date of birth Bogor, 02 December 1993.
 
I’m desire majored in thats accounting, becouse previously i have mastered the field accounting , I want to learn to become a professional accounting, has a good future today tomorrow and forever, because of my desire for the happiness of both parents for the future. 
 Happiness is not determined by others, but by yourself. What are you doing today, determine your future happy :-)

Rabu, 27 November 2013

Karangan ilmiah , Laporan Ilmiah dan Jenis kerangka Karangan laporan ilmiah Ilmiah



1. Karya ilmiah ( Bahasa Inggris: scientific paper) adalah laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang.

Timbangan pustaka adalah menimbang atau menilai hasil-hasil penelitian yang telah Klasifikasi pembuatan resensi buku ilmiah yaitu ringkasan, deskripsi, kritik, Perbedaan karangan ragam standart dan non standart. Resensi buku lebih dikenal dengan istilah timbangan buku Resensi adalah pertimbangan atau pembicaraan tentang buku atau ulasan buku secara tertulis yang mengemukakan pendapat seseorang tentang baik buruknya buku ditinjau dari berbagai sudut. Resensi dapat dilakukan oleh siapa saja.

Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang dalam bentuk yang singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan. Ringkasan dapat merupakan ringkasan buku, bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami dan mengetahui sebuah karangan. Dengan membuat ringkasan kita dapat mempelajari cara seseorang menyusun pikirannya dalam gagasan yang diatur dari gagasan yang menuju gagasan penunjang melalui pokok pikiran dan tujuan penulis.

Timbangan buku adalah sama dengan kritik buku yaitu pertimbangan atau pendapat tentang baik buruk sebuah karya yang dapat di sampaikan secara tertulis maupun lisan oleh siapa saja. Bedah buku adalah pembicaraan mengenai buku dengan melibatkan beberapa orang atau forum untuk berdiskusi, ada tokoh atau bahkan pengarangnya sendiri ikut terlibat. Pendapat atau penilaian tentang buku yang dibedah dapat disimpulkan lebih obyektif karena berdasarkan pendapat umum. Dengan demikian antara resensi dan timbangan buku hampir mirip. Kalau di dalam timbangan buku bisa dilakukan oleh siapa saja (sama dengan resensi) tetapi kalau bedah buku bisa dilakukan oleh tokoh yang menguasai atau bahkan pengarangnya sendiri di hadapan para calon pembaca.

2. Laporan Ilmiah
Laporan Ilmiah adalah laporan yang disusun melalui tahapan berdasarkan teori tertentu dan menggunakan metode ilmiah yang sudah disepakati oleh para ilmuwan (E.Zaenal Arifin,1993).
Dan menurut Nafron Hasjim & Amran Tasai (1992) Karangan ilmiah adalah tulisan yang mengandung kebenaran secara obyektif karena didukung oleh data yang benar dan disajikan dengan penalaran serta analisis yang berdasarkan metode ilmiah.

Macam Macam Laporan Ilmiah
Menurut Mukayat D. Brotowidjoyo1, Mukayat melihat bahwa informasi yang disajikan dalam laporan itu dapat bermacam-macam. Kemungkinan isinya menyangkut pekerjaan yang sedang berlangsung atau yang sudah selesai atau menyangkut hasil uji atau analisis suatu varietas benda, sajian hasil penelitian atau penyidikan. Menurutnya, sulit untuk melakukan klasifi kasi mengingat bahwa berbagai laporan sangat variatif dan sifat-sifatnya tidak menentu. Walaupun demikian menurut Mukayat beberapa ahli mengemukakan untuk membagi macam-macam laporan tersebut.
1.      Laporan Periodis
Laporan yang diserahkan setiap periode reguler dan dimaksudkan untuk menyediakan informasi tentang status organisasi atau aktivitasnya. Laporan bulanan, triwulan, atau catur wulan atau tahunan oleh Kepala Bagian, Kepala Sekolah atau Pimpinan Pesero kepada pemegang pesero adalah contoh-contoh laporan periodis.
2.       Laporan Kemajuan
Laporan yang diserahkan guna menyediakan informasi tentang kemajuan suatu rencana usaha, seperti pembangunan bendungan dan proyek penelitian.
3.      Laporan Hasil Uji
Laporan yang diserahkan guna menyediakan laporan tangan pertama tentang pengetahuan suatu benda (biasanya berupa kesimpulan), seperti kondisi suatu bangunan, pabrik, atau sumber alam.
4.      Laporan Rekomendasi
Laporan yang diserahkan guna menyediakan keterangan dasar atau pujian terhadap sesuatu guna pertimbangan dalam tindakan berikutnya. Misalnya, laporan tentang letak daerah atau lokasi pabrik atau gedung bioskop, dan nasihat cara menaikkan efisiensinya.
5.      Laporan Penelitian
Laporan yang diserahkan untuk memberi tahu tentang penemuan yang tidak diketahui sebelumnya dan diperoleh dari percobaan, penyelidikan, kuesioner, data akumulasi, dan sebagainya. Berbagai laboratorium lembaga penelitian, universitas, stasiun pertanian, stasiun meteorologi, kantor pemerintah, dan organisasi penelitian swasta secara tetap menerbitkan laporan-laporan itu.

Ciri-ciri Laporan Ilmiah
Laporan yang baik mendukung beberapa hal antara lain:
·         Penggunaan bahasa yang ilmiah (baku). 
·         Dalam penulisan laporan hanya menerima tulisan dengan jenis perintah bukan tanya.
·         Laporan disertakan dengan identifikasi masalah
·         Data yang lengkap sebagai pendukung laporanAdanya kesimpulan dan saran
·         Laporan dibuat menarik dan juga interaktif

Persyaratan bagi pembuatan laporan
Suatu karya dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut
·         Penulisannya berdasarkan hasil penelitian, disertai pemecahannya
·         Pembahasan masalah yang dikemukakan harus obyektif sesuai realita/ fakta
·         Tulisan harus lengkap dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum
·         Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)
·         Tulisan disusun dengan metode tertentu
·         Tulisan disusun menurut sistem tertentu
·         Bahasanya harus lengkap, terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan,

Membuat kerangka laporan 
Pembuatan kerangka laporan sangat diperlukan karena dalam kerangka ini termasuk juga didalamnya pemaparan mengenai bab-bab laporan yang dibuat ataupun inti masalah yang dirangkum dalam suatu laporan. Pada dasarnya kerangka laporan mencakup 4 bagian pokok yaitu :
Pertama : Pendahuluan
Dengan melihat isi pendahuluan pembaca bisa mengetahui :
a. Maksud dan tujuan pembuatan laporan.
b. Maslah yang akan dibahas.
c. Batasan masalah.
d. Sistematika penulisan laporan.
e. Pendekatan penyelesaian yang digunakan.

Kedua : Tubuh Laporan
Dalam tubuh laporan inilah yang merupakan pembahasan maupun penyelesaian masalah yang dikemukakan,karena :
a. Di dalamnya terpapar segala data dan fakta yang telah dipisah-pisahkan menurut kepentingan penyelesaian.
b. Terdapat analisa si pelapor.
c. Terdapat hasil penyelesaian masalah dan kemudian ditarik kesimpulan dan saran dari si pelapor.
Biasanya bagian tubuh laporan ini yang merupakan bagian terpanjang dari keseluruhan laporan, oleh karenanya bagian ini biasanya terbagi-bagi lagi menjadi beberapa bagian, misalnya terdiri dari :
§ Permasalahan.
§ Batasan masalah.
§ Hipotesa.
§ Latar belakang teori.
§ Bagian (part).
§ Bab-bab (chapters).
§ Sub bab-sub bab (section) dan sebagainya.

Ketiga : Saran-saran
Saran-saran disini sudah terangkum semua penyelesaian masalah secara tegas tanpa memberikan alternatif-alternatif pilihan lagi. Biasanya pada laporan survei, saran-saran tersebut dimasukkan ke dalam tiap akhir uraian pada tiap-tiap akhir bab atau bisa juga dapat sekaligus disatukan sebagai bab terakhir dari seluruh laporan.

 
Keempat : Konklusi dan Penutup
Konklusi dan penutup sebagai logika dari hubungan korelasi antara data, fakta dan analisa. Adapun konklusi ini bisa juga dijadikan kedalam satu bab dengan bab saran-saran karena saran-saran tersebut merupakan pencerminan kesimpulan yang jelas tanpa pemberian alternatif lagi. Sedangkan pada penutup disamping tercermin penegasan logika juga berupa penegasan saran-saran atau harapan penyempurnaan kegiatan-kegiatan selanjutnya serta implementasi dan follow up dari semua ide-ide yang terpapar.